“LG” alias Lemari Gosip…itu julukan temen2 gue buat gue yang populer sekitar beberapa tahun yang lalu. Ya ya ya….I was that typical girl lah….tukang gosip. Tapi herannya, di kala itupun orang2 masih banyak yang mempercayakan segala curhatannya ke gue. But I have a rule, simpel aja. Di tiap akhir curhatan temen gue, gue akan selalu bertanya “gue boleh cerita ke orang laen gak?”…kalo jawabannya “enggak” ya gue gak bakalan cerita ke siapa2 ampe gue mati. Tapi kalo sebaliknya….ya….maap =)
***
Pertengahan tahun 2005…di sinilah kisahnya berawal. Saat gue dan geng jomblo gue lagi kenceng2nya bergaul, dugem, mabok...it was THE time of our lives! Insiden terjadi, gue hooked-up ama salah satu member the jombloers di suatu malam di sebuah club dalam keadaan cukup ‘psychedelic’. Long story short…akhirnya hubungan gue dengan lelaki itu jadi gak harmonis lagi akibat adanya cinta segiempat. Gue tau power gue saat itu sebesar apa, dan gue tau bahwa gue punya bakat yang besar untuk jadi provokator. Dengan sedikit berseni, gue arahkan massa untuk akhirnya menyudutkan lelaki ini (perlu diperhatikan, bahwa anggota the jombloers ini adalah MAYORITAS CEWEK). Lumayan lho….ternyata gak ada satupun member yang against gue…semuanya mendukung gue dan sama2 berusaha membuat lelaki ini hidupnya miserable. Di satu titik, tiba2 gue berasa gak enak. Kok efeknya bisa jadi sebesar ini ya? Dan pada satu saat….gue merasa bersalah banget dan jadi kasian ama lelaki ini. So I asked my friend to stop…..and they stop!
How powerful my words were….
***
Awal-pertengahan tahun 2006. Keadaan kantor gue di kala itu lagi berguncang. Kalo gue telaah, sebenernya sih gak fatal yah, gak bakaln bangkrut lah....tapi memang keadaan keuangan saat itu memaksa perusahaan untuk meng-adjust beberapa hal yang salah satunya adalah downsizing. Semua orang resah...bahkan yang seharusnya gak resah karena sebenernya masalah ini gak akan berdampak ke dia-pun jadi resah....termasuk gue. Terus terang untuk periode ini gue sedikit amnesia, karena gue yakin di saat itu gue udah sampe terkena depresi. Pokoknya secara garis besar gue inget bahwa ada sangkut paut dengan politik antara bos2 gue dan antara bos gue dengan client gue....yang notabene adalah CEWEK SEMUA. Long story short, di kala itu gue berasa ketarik ke sana ke sini, keteken dari segala penjuru, bingung, mau mampus....dan semua itu akibat gue terlalu mendengarkan omongan orang2 di sekeliling gue...yang tentunya adalah CEWEK. Akhirnya gue resign.
How weak I was....how stupid I was....taking all those women talks...
***
Awal tahun 2007. Akhirnya gue memutuskan untuk balik lagi ke dunia kerja gue yang dulu. Salah satu konsultan karir gue yang juga memantapkan keputusan gue untuk balik adalah mantan bos gue…yang yes, adalah CEWEK. Suatu malam, pada saat gue lagi berkonsultasi, dia bertanya2 tentang seseorang yang pernah jadi partner kerja gue. Sorry to say, memang sepengetahuan gue ada komen2 kurang sedap dari orang2 yang bekerja sama dia. Gue gak bermaksud mendiskreditkan, karena memang itu yang gue denger dari mulut orang2….Jujur, kalo pendapat gue pribadi tentang orang ini ya biasa2 aja….nothing bad, nothing good. Gue cerita apa adanya ke mantan bos gue….dan belakangan baru gue ketahui bahwa perkataan2 gue itu dia edit dan dia pergunakan untuk menunjukkan bahwa mantan kolega gue ini incapable dan gak cukup punya kredibilitas. Murka banget gue. Dan sekarang, gue agak parno, takut ketauan kalo nara sumbernya adalah gue. Sumpah gue gak bermaksud menjelekkan orang….karena gue samasekali gak tau ada udang di balik batu pada saat mantan bos gue bertanya2. I stop talking to her about things that I think will jeopardize anybody…including me.
Mulutmu…harimaumu…
***
Dari berbagai peristiwa di atas, gue jadi tertarik dengan perilaku cewek dalam mengontrol mulutnya masing2….karena gue juga mau memahami gerakan congor gue sendiri…hahaha. So, gue memutuskan untuk bereksperimen….sedikit, kecil2an, yang kocak dan bisa sedikit menghibur.
***
Eksperimen #1
On my ex boss.
Suatu hari, pada saat kita lagi chatting di YM, gue memberitakan tentang kemenangan pitching kantor gue. Ya, gue memang terlibat, tapi keterlibatan gue di sana lebih sebagai support dan observer. Yang lebih berperan adalah si Mimin, mantan kolega gue itu...yang gue ceritakan di atas. Gue mau tau....kira2 berita apa yang akan sampai di telinganya si Mimin. My experiment was spot on! Besoknya, mantan bos gue ini cerita ke temen kantornya tentang pitch ini. Dia bilang gue yang memegang kendali, dan kehebatan gue itu adalah berkat didikan dia pada saat dia masih jadi bos gue. Hanya butuh waktu 24 jam untuk berita yang sedikit di-twist ini nyampe lagi ke telinga gue!
Rumusnya:
Gue --> mantan bos gue --> temen kantornya --> Mimin --> Gue
Untung aja Mimin udah gue wanti2 tentang eksperimen gue ini....selamatlah kredibilitas gue. Hahahaha....
***
Eksperimen #2
On my girl-friends.
Suatu hari Jumat, lagi libur, gue dalam perjalanan pulang dari Bogor. HP gue berbunyi. Irma, temen SMA gue yang lagi bunting, lagi liburan di Jakarta. Dia ngundang gue ke pengajian besoknya. Malam itu, temen2 gue ini lagi pada kumpul (gue juga gak tau sih napa gue gak diajak.....eh, gue tau ding! Hahahaha). Karena Irma gak bawa HP, jadi untuk berkomunikasi ama dia gue mesti ke HP-nya Keni atau Dina. Timbul ide gue untuk melancarkan eksperimen baru. Mumpung cewek semua nih lagi kumpul.
*Sender : Ade. Din, tolong tanya ke Irma. Bsk gue boleh ama temen gue kan? Pengajiannya bukan khusus cewek kan?
*Sender : Dina. Cieh…laki mana lagi nih?
*Sender : Ade. Ah, bukan sapa2. Gue mah santai aja lah, ngapain buru2, tar salah pilih lagi. Lumayanlah itung2 punya supir pribadi.
*Besok pagi. Sender : Keni. Cieh….dah ada gebetan baru ya? Berarti gak usah diketemuin ama cowo2 laen lagi dong.
*2 hari kemudian. Comment FS. From : Keni. Cieeeeh….denger2 ada yang punya supir pribadi nih? Ditelponin HPnya mati. Ditelpon ke rumah katanya pergi. Wah….udah mulai ‘sibuk’ lagi ya?
*Chatting YM ama Indra. “Ngomong2 yah, berita bahwa loe dah punya gebetan baru, udah nyampe ke telinga gue sejak kemarin sore. Gue denger dari Keni”
Begini rumusnya :
Ade --> Dini = 1 menit
Dini --> the girls around her = asumsi gue 1 menit
Keni --> Ade = 12 jam
Keni --> Indra = 24 jam
Keni --> the rest of the world through FS = 48 jam
***
Huahuahua….eksperimen gue berhasil banget! It proves that mulut cewek bisa lebih cepet daripada kirim paket pake FedEx atau DHL. And it was fun! But, now I know, that as a cewek...gue juga mesti hati2 jaga mulut gue. Yah seperti iklan telkomsel tuh "mulutmu harimaumu" =). Hayooo......masih mau gosip ama kita2 kan?
***