Monday, November 21, 2005

berondong

Teori gue dan temen2 gue tentang 'cowo berondong' selama ini sedikit banyak memang benar. Wiken ini seorang temen kantor gue memperkenalkan beberapa cowo berondong, bahkan sekitar 4-5 bulan lalu gue juga sempat terlibat dalam sebuah pergaulan cowo2 berondong.

Sumber keceriaan kami. Sumber cahaya kami di kala bete dan pusing mikirin kerjaan yang gak kelar2 dan gak habis2, pusing mikirin gaji dan pangkat yang gak naek2.

COWO BERONDONG
- Definisi :
lelaki berusia 5-8 tahun lebih muda dari kami; definisi-nya Client biasa disebut sebagai 'first jobbers' atau 'last years in college'; masa transisi dari post-teen to pre-manhood.
- Karakteristik psikografik :
percaya diri; outgoing; pergaulan luas; smooth-talker di hadapan cewe2 segala usia; tingkat stress dan depresi masih di bawah standard; masih ngincer blue-chip companies atau hot-jobs sebagai pilihan karir mereka; gadget-freak.
- Karakteristik fisik :
lagi seneng2nya pake setelan kemeja plus celana semi-formal; tekstur kulit bisa dikatakan hampir mulus akibat absen-nya kerutan2 di wajah; wangi men-perfume; jago ngetik sms.
- Others :
Berhubung masih first-starter salary, jadi biasanya bisa terlihat sekilas bahwa untuk masalah pengeluaran mereka bisa bablas abis gak dipikir ama otak (krn keseimbangan keuangan masih belum terpikir untuk long-term planning)...dan pada akhir bulan cukup terlihat jelas ke-kerean-nya.

Kenapa mereka ini sumber keceriaan KAMI?

Alasan #1 :
Ini alasan paling kuat --> stressless, dan itu terpancar sekali dari wajah mereka. At least dengan melihat wajah2 seperti ini, kami punya harapan ada yang nge-boost up mood dari bete menjadi ceria.
Alasan #2 :
Body language yang happy dan lebih luwes. Terutama di tempat dugem, gaya joged mereka sangat up to date, lebih enak dipandang mata ketimbang eks mas teng teman2 kami.
Alasan #3 :
Shorter-term period of thinking. Ahhh....rasanya senang sekali kalau membayangkan bisa kembali ke tempat mereka. Dengan begini, rasanya bisa berada di playground untuk beberapa saat saja.
Alasan #4 :
Talkative...at least most of them. Enak, gak usah ngomongin topik2 yang berat seputar politik, ekonomi, apalagi masalah kerjaan (kalaupun mereka ngomongin kerjaan, kami masih bisa membathin "ah....been there, done that"), dan...belum ke masalah a serious relationship *brrrr*.

Alasan #5 :
Gaul. Banyak temennya. Kenal 1 berondong dalam 1 malam biasanya membuahkan hasil minimal 3-5 berondong lainnya. Sukur2 kalo ktemu yg lagi ambisi jadi DJ di ibukota, bisa dapet freepass dan minuman gratis di tempat dugem *bokis*

Tempting?
YES

Appealing?
NOPE

WHY?
Coz life is not just about parteeeeh, but having fun once in a while is definately no crime! =)

Friday, November 18, 2005

it just made my DAY

Pernah kepikir gak...gimana sebuah hal kecil bisa mengubah perasaan loe hari itu berbalik 180 derajat?

----------
::a message from a long lost good friend::
Friendster Message
Date: November 17, 2005 10:42:00 PM local time
Subject: minal aidin
Message: Ade..Gue minta maaf, lahir batin kalo ada ucapan dan tindakan gue yang bikin lu sedih, nggak nyaman dan nyakitin elu. Anyway, lebaran seru gak? "K" (udah 3 lebaran di rantau)
----------

Terbayar sudah segala keresahan gue. Terjawab sudah semua pertanyaan gue. Dan gue bisa berhenti sekarang.

Thursday, November 17, 2005

koleksi LD di jalan Guntur

Di tahun pertama gue kuliah, di kala belum ada VCD apalagi DVD, ada 1 tempat andalan banyak orang di Jakarta untuk pinjem LD : jalan Guntur. Waktu itu gue sering banget pinjem di tempat ini karena kebetulan di tengah liburan semester gue ngambil semester pendek yang pada saat itu masih diadakan di kampus Salemba. Pulang kuliah, gue langsung menuju jalan Guntur untuk pinjem LD.

Koleksi LD di tempat ini boleh dibilang lengkap dan bervariasi, mulai dari film2 lawas ampe film2 anyar, dari film yang hanya bisa elo baca review-nya di TV luar negri hasil penangkapan satelit parabola ampe film yang baru mau main di teater 21. Denger2 sih, tempat ini dioperasikan oleh orang terkait dengan bea cukai atau militer lah gituh, dan pada dasarnya banyak sekali LD yang disewakan di tempat itu adalah hasil sitaan import yang gak lolos pajak or something like that.

Anyway, berkat jalan Guntur, masa post-remaja gue jadi bisa diisi dengan nonton film2 yang gak terlalu lumrah dan mungkin gak terlalu dikenal ama anak2 Jakarta. Contohnya : "KIDS". Film ini ternyata kontroversial banget di Amerika, bercerita tentang kehidupan anak2 abege di New York yang ternyata enggak bisa terbayangkan...kekerasan, sex, drugs....dan ini digambarkan dengan gamblang banget dan menjurus ke jijik. Not a pretty picture, but I guess that's the reality. Oiya, film ini dibintangi oleh Chloe Sevigny, aktris yang maen bareng Hillary Swank di 'Boys Don't Cry'.

"EMPIRE RECORDS". Film tentang generation X yang dibintangi salah satunya oleh Liv Tyler. Cerita tentang sekelompok anak usia akhir belasan yang gak jelas juntrungannya, gak jelas cita-citanya apa, just live it day by day. Inti dari konflik di film ini adalah mereka mau memperjuangkan toko kaset/CD di mana salah satu temen mereka bekerja dan biasa dijadikan tempat hangout, supaya tempat itu enggak jadi dijual ke orang dan akhirnya dirubuhkan. You should listen to its soundtrack album, KEREN! Ada 'Liar'-nya Cranberries dan 'I never met a girl like you before'-nya Edwyn Collins. 2 lagu di antara sekian banayk lagu yang setia menemani gue nyetir di Starlet kotak warna hitam gue ke mana2.

True story of Gia Marie Carangi di film "GIA" yg dibintangi oleh Angelina Jolie (masih setengah cupu, badan belum proporsional, agak bungkuk, walaupun bibirnya udah jontor dan boobs-nya udah gedang...hahaha). Bukan film layar lebar. Gia berkali2 disebut sebagai the first person who defined the word SUPERMODEL. Karirnya melejit di era Club 54...drugs, (bi)sex(ual), money, alcohol....tapi kisah yang dia jalani bukanlah kisah seorang wanita binal yang hanya tau dunia glamour, tapi hanyalah sebuah kisah seorang anak yang sepanjang hidupnya merasa selalu di-reject oleh orang2 yg dia cintai, terutama ibu-nya. Dia meninggal karena AIDS (yg kala itu masih merupakan penyakit yang belum terlalu dikenal) di usia yg sangat muda : 26 tahun. Angelina Jolie samasekali gak mirip ama Gia yg asli joooo....setelah gue liat posenya yg iconic di cover Cosmopolitan (pake baju renang warna apa ya gue lupa, pokoknya bahan mengkilat dengan belahan dada rendaaaaaah banget).

Gue yakin anak 90-an tau film ini : "REALITY BITES"...the first time I fell in love with Ethan Hawke, the tortured soul. Film ini dianggap sebagai di embodiement of generation X, the film that has successfully defined generation X to the whole human being. Film yang bercerita tentang konflik diri yang dialami seorang manusia di usia awal 20-an, segala pertentangan batin-nya, segala kelimbungannya menghadapi hidup yang konteksnya tiba2 semakin kompleks dan berubah total, segala perjuangannya menentukan arah mana yang mau dituju for the next period of their lives, segala krisis kepercayaan dirinya, segala gejolak kecil maupun besar yang dihadapi. 'My Sherona' kemudian menjadi salah satu lagu penyemangat gue....gak sekalipun gue enggak otomatis jingkrak2 dan niruin gaya narinya Jeanine Garofalo setiap kali gue denger lagu ini. Soundtrack albumnya salah satu yang gue anggap sebagai album paling top....sejajar dengan soundtrack album-nya 'Pretty Woman'.

The last movie yang ampe sekarang juga selalu punya kesan tersendiri di hati gue : "THREESOME"...loe bisa liat Lara Flynn Boyle yang masih seksi karena belum anorexia. Film ini bener2 ampe sekarang masih bisa bikin gue ngelamun dan bengong2 gak jelas kalo gue lagi inget2 ceritanya. Tentang 3 orang mahasiswa baru yang accidentally menjadi dorm-roommate : a gay, a hyper-sexual, a bitch. A casual thing became too serious....and in an instant, non of them win with their own battle. Kisah tentang persahabatan yang sepertinya tidak ditakdirkan untuk last forever, tapi memberikan makna yang gede banget. Tentang 'beautiful mistake'....it's a beautiful thing but it's still a mistake....and as a constantly-learning human being, you're not suppose to make the same mistake twice, don't you think?




Quote dari film "THREESOME" di bawah ini selalu teringat di kepala gue dari taun 1995 sampai sekarang, dan gue rasa cukup bisa memberikan summary what's this film all about....and somehow, gue jadi ngerasa relate banget ama film ini.
(dilontarkan oleh Eddie (the gay) di ending part film, latar belakang musik "I'll Take You There", flashback montage semua adegan mereka bertiga having the best time of their lives:)
"Solitude brought out the worst in me. It gave me time to brood over the nature of things. I wondered how some people could be such a necessary part of one's life one day, and simply vanish the next. Isn't it supposed to last?
We ran into each other at graduation. We had lunch about a year after that. It was nice to see them, but it wasn't like the old days. My college experience wasn't what I had planned. It bore no resemblance to the pictures in the brochure.
But I'm not unhappy; I don't think any of us are. We got what we needed out of it.
It's kind of like going on a vacation - you plan everything out but one day you make a wrong turn or take a detour, and you end up in some crazy place you can never find on the map, doing something you never thought you'd do. Maybe you feel a little lost while it's happening. But, later, you realize it was the best part of the whole trip.."

Wednesday, November 02, 2005

your status in friendster

apa tujuan friendster menampilkan 'status' di profile masing-masing member-nya?
supaya orang tau status kita saat ini?
.....kita bisa bohong kan?
supaya kita bisa tau status temen kita saat ini?
.....mereka bisa bohong kan?
supaya kita tau status gebetan kita saat ini?
.....dia bisa bohong kan?
supaya kita bisa stalking mantan kita untuk tau apakah dia masih available atau enggak saat ini?
.....dia bisa bohong kan?

terlepas apakah kita bohong atau enggak mengenai status kita di friendster...yang gue kadang2 pikir : buat apa sih?

coba kita review satu persatu pilihan status yang disediakan oleh friendster dan apa interpretasi yang biasanya gue kasih untuk masing2 status yang gue lihat di friendster orang2 :

*SINGLE
Artinya :
1. Iye, gue masih jomblo. Loe pengen kenalan ama gue gak?
2. Gue punya pacar, tapi gue masih available, soalnya gue blon yakin ama pacar gue. Gue pengen kenalan ama elo.
3. Gue udah kawin, tapi gue pengen have fun aja, sapa tau bisa mancing di air keruh...nothing to lose kan...hitung2 menuh2in friendster gue.
4. Gue baru putus dan gue kepingin secepatnya dapet pacar baru karena gue gak mau dikalahin ama mantan gue.
5. Hm..elo gak bakal tau sebenernya gue punya pacar atau enggak atau malah udah kawin, tapi gue pengen tau aja apa banyak orang yang tertarik ngajak gue kenalan.

*IN A RELATIONSHIP
Artinya :
1. Yup, I'm taken. Loe pengen ngajak gue kenalan....gue jabanin. Kalo enggak mau, EGP!
2. Gue sebenernya gak punya pacar, tapi gue pengen keliatan enggak pathetic di depan temen2 gue.
3. Gue sebenernya gak punya pacar, tapi sapa tau banyak lawan jenis yang lebih tertantang ngajakkin orang berpacar untuk kenalan. amien.
4. Gue pengen bikin mantan gue penasaran dan 'panas', karena tau gue udah punya pacar lagi (or at least THINKS that I've already had a new boyfriend/girlfriend).

*DOMESTIC PARTNER
Artinya :
1. "Domestic partnership itu apaan sih? Kumpul kebo yah? Eh, tapi gue denger2 istilah untuk gay yang udah tinggal serumah layaknya keluarga juga disebut ini."
2. Woohoo....seru juga nih status. Unik, gak banyak yang pasang begini.
3. Gue mau dianggap nakal.

*MARRIED
Artinya :
1. Yup, I'm a married person and happy about it. I want to let the whole world know that I'm not afraid of commitment and I'm ahead start from most of people.
2. Gue sebenernya jomblo, tapi gue gak mau keliatan pathetic di depan temen2 gue yang udah pada married sebagian besar.
3. Gue sebenernya jomblo, tapi gue berharap sapa tau gue ketemu orang yang ngerasa tertantang menghadapi manusia sudah menikah.

*IT'S COMPLICATED
Artinya :
1. Lagi dalam situasi HTS-an.
2. Sebenernya gue udah diputusin ama pacar gue, tapi gue gak mau ngaku.
3. Sebenernya gue udah mutusin pacar gue, tapi dia gak mau mengakuinya dan masih sering ngedonder gue.
4. Lagi di tengah proses perceraian.
5. Man....pusing gue, kenapa gue ngejomblo lama banget ya??
6. Back off! I don't need any kind of relationship right now.

Ada 1 status yang dihilangkan dan itu adalah salah satu favorit gue : open relationship, yang biasa gue artikan :
1. Gue punya pacar, tapi gue gak demen2 banget ama dia, tapi gue gak mau nyakitin dia.
2. Gue punya pacar, tapi kita berdua blum yakin...in the mean time, browsing is okay lah.
3. Pasangan suami-istri swingers.
4. Gue jomblo, makanya gue bisa bebas mencari orang baru...tapi gue gak mau ketauan jomblo.

Jadi, apa dong tujuan friendster menampilkan fitur ini? Apa juga tujuan orang mengisi status mereka dengan status yang mereka tampilkan di profile masing-masing? Percaya enggak elo kalo orang-orang ini jujur tentang status mereka?
Wanna know my opinion ? I think 95% of people occupying friendster are LYING.
For what reason? Either one of the reasons I put above....or just pure FUN!

Gue masih cinta ama friendster...karena gue bisa pamer foto2 gue yang keren!! =)

Tuesday, November 01, 2005

a PoeM by a FrienD


Sad faced
Why are you there?
Embarrassed
You’ve made me fell

This curtain ain’t thick enough
To cover my own past
Should I hide or should I laugh
Dunno when will it last

I was a fool
I wished I was cool
But I didn't have the tool
Better jumped to the pool

Hey Kenny
You sounds like happy
To know I’m silly
But hey! Notice I’m pretty

cheers :-) a v is




This poem was made by a good friend, Avissena Amri (a.k.a Avis) in 2001. He made it especially for me to 'celebrate' one of my most embarrassing moments in my adulthood =).
"Gue kangen hidup di Ogilvy..."