berondong
Teori gue dan temen2 gue tentang 'cowo berondong' selama ini sedikit banyak memang benar. Wiken ini seorang temen kantor gue memperkenalkan beberapa cowo berondong, bahkan sekitar 4-5 bulan lalu gue juga sempat terlibat dalam sebuah pergaulan cowo2 berondong.
Sumber keceriaan kami. Sumber cahaya kami di kala bete dan pusing mikirin kerjaan yang gak kelar2 dan gak habis2, pusing mikirin gaji dan pangkat yang gak naek2.
COWO BERONDONG
- Definisi :
lelaki berusia 5-8 tahun lebih muda dari kami; definisi-nya Client biasa disebut sebagai 'first jobbers' atau 'last years in college'; masa transisi dari post-teen to pre-manhood.
- Karakteristik psikografik :
percaya diri; outgoing; pergaulan luas; smooth-talker di hadapan cewe2 segala usia; tingkat stress dan depresi masih di bawah standard; masih ngincer blue-chip companies atau hot-jobs sebagai pilihan karir mereka; gadget-freak.
- Karakteristik fisik :
lagi seneng2nya pake setelan kemeja plus celana semi-formal; tekstur kulit bisa dikatakan hampir mulus akibat absen-nya kerutan2 di wajah; wangi men-perfume; jago ngetik sms.
- Others :
Berhubung masih first-starter salary, jadi biasanya bisa terlihat sekilas bahwa untuk masalah pengeluaran mereka bisa bablas abis gak dipikir ama otak (krn keseimbangan keuangan masih belum terpikir untuk long-term planning)...dan pada akhir bulan cukup terlihat jelas ke-kerean-nya.
Kenapa mereka ini sumber keceriaan KAMI?
Alasan #1 :
Ini alasan paling kuat --> stressless, dan itu terpancar sekali dari wajah mereka. At least dengan melihat wajah2 seperti ini, kami punya harapan ada yang nge-boost up mood dari bete menjadi ceria.
Alasan #2 :
Body language yang happy dan lebih luwes. Terutama di tempat dugem, gaya joged mereka sangat up to date, lebih enak dipandang mata ketimbang eks mas teng teman2 kami.
Alasan #3 :
Shorter-term period of thinking. Ahhh....rasanya senang sekali kalau membayangkan bisa kembali ke tempat mereka. Dengan begini, rasanya bisa berada di playground untuk beberapa saat saja.
Alasan #4 :
Talkative...at least most of them. Enak, gak usah ngomongin topik2 yang berat seputar politik, ekonomi, apalagi masalah kerjaan (kalaupun mereka ngomongin kerjaan, kami masih bisa membathin "ah....been there, done that"), dan...belum ke masalah a serious relationship *brrrr*.
Alasan #5 :
Gaul. Banyak temennya. Kenal 1 berondong dalam 1 malam biasanya membuahkan hasil minimal 3-5 berondong lainnya. Sukur2 kalo ktemu yg lagi ambisi jadi DJ di ibukota, bisa dapet freepass dan minuman gratis di tempat dugem *bokis*
Tempting?
YES
Appealing?
NOPE
WHY?
Coz life is not just about parteeeeh, but having fun once in a while is definately no crime! =)




